Oleh: Asrul Hidayatullah
ALIRAN-ALIRAN ILMU KALAM
|
Aliran
|
Tokoh
|
Doktrin
|
|
Khawarij
|
Urwah bin Hudair
Mustarid bin Sa’ad
Hausarah al- Asadi
Quraib bin Maruah
Nafi’ bin al-Azraq
Abdullah bin Basyir
|
·
Khalifah harus bebas diplih seluruh umat islam
·
Khalifah tidak harus dari keturunan arab
·
Khalifah sebelum ali adalah sah, tahun ketujuh utsman bin affan
di anggap menyeleweng, khalifah ali adalah sah namun setelah arbitrase ia di
anggap menyeleweng
·
Seorang yang berdosa besar dihukumi kafir
·
Al qur’an adalah makhluk
·
Manusia bebas memutuskan perbuatannya bukan dari tuhan
|
|
Syiah
|
Jalaludin Rakhmat
Haidar Bagir
Haddad Alwi
Nashr bin Muzahim
Ahmad bin Muhammad bin Isa Al- Asy’ari
|
·
Kepala negara di angkat dengan persetujuan rakyat melalui lembaga
ahl al-hall wa al-‘aqd
·
Imam berkuasa seumur hidup
·
Imam sebagai pemegang kekuasaan agama dan politik berdasar
petunjuk Allah dan wasiat nabi
·
Imam memegang otoritas sangat tinggi
|
|
Jabbariyah
|
Al- ja’ad bin Dirham
Al Husain bin Muhammad An-Najjar
Ja’ad bin Dirrar
|
·
Manusia mengerjakan perbuatan dalam keadaan terpaksa
·
Kalam tuhan adalah makhluk
·
Tuham tidak dapat dilihat di akhirat
·
Surga neraka tidak kekal
|
|
Qadariyah
|
Ma’bad al-Jauhani
Ghailan al-Dimasyqi
|
·
Manusia memiliki kebebasan untuk menentukan tindakannya sendiri
·
Dalam memahami taqdir aliran qadariyah terlalu liberal
·
Mengukur keadilan allah dengan barometer keadilan manusia
·
Paham initidak percaya akan adanya takdir dari allah
|
|
Mu’tazilah
|
Washil bin Atha’
Abu Huzail al-allaf
An- Nazzam
Al-Jubba’i
|
·
Kekuasaan kepala negara tidak terbatas waktunya
·
Akal yang menentukan perlu tidaknya di bentuk negara
·
Manzila bainal manzilatain
|
|
Asy’ariyyah
|
Al – Baqillani
Al- Juwaini
Al- Ghazali
|
·
Tuhan dan sifat sifatnya
·
Kebebasan dalam berkehendak
·
Akal dan wahyu serta kriteria baik dan buruk
|
|
Maturidiyyah
Murjiah
|
Al-Bazdawi
|
·
Orang mukmin yang melakukan dosa besar tetap mukin
·
Janji dan ancaman tidak boleh tidak berlaku kelak
·
Orang yang menyatakan percaya kepada tuhan kemudian menyatakan
kekufuran secara lisan tidaklah menjadi kafir, karena kufur dan iman letaknya
di hati
|
