SEJARAH ISLAM INDONESIA: DARI PERIODE BATU SAMPAI MODERN

SERIAL KULIAH:

SEJARAH ISLAM INDONESIA


Periodesasi Sejarah Indonesia
Periodesasi Sejarah Indonesia terbagi menjadi dua, yaitu: Prasejarah dan Sejarah yang terbagi lagi menjadi 3 yaitu jaman Purna, Madya, dan Modern. 


A. JAMAN PRASEJARAH

   jaman prasejarah terbagi menjadi dua dekade yaitu: jaman Batu dan jaman Logam.



Jaman batu
Jaman Batu memiliki tingkatan, yang pertama Paleotikum (jaman batu tua), ciri utamanya bahwa hasil-hasil budaya dikerjakan secara kasar sekali. manusia pada zaman ini belum mengenal tempat tinggal yang tetap, bergantung kepada kondisi alam dan biasanya di goa-goa sebagai perlindungan. hidup manusia berkelompok dengan membekali diri untuk menghadapi lingkupan sekelilingnya, sebab mereka akan tinggal di wilayah-wilayah yang memiliki alam untuk kebutuhan makanan, sehingga binatang buruan dan buas juga mengincar wilayah tersebut, sehingga manusia pada zaman ini harus memiliki kemampuan diri untuk perlindungan diri. sisi lain, mereka memiliki tradisi "mengurangi populasi" dengan cara membunuh anak-anak mereka, terutama jika anaknya peremuan, sebab akan menghambat gerak dalam melindungi diri dan membebani aktifitas.

    Mata pencaharian mereka adalah mengumpulkan bahan-bahan makanan yang dapat dicapai termasuk berburu, istilah kebudayaan ini disebut dengan food gathering.

 
Kedua, Mesolitikum atau jaman Batu Tengah, budaya masa sebelumnya masih sama, namun jaman ini memiliki peningkatan yaitu sudah mengenal tempat tinggal tetap, yaitu bangunan kecil, gubug yang terbuat dari ranting-ranting pohon dan beratapkan daun-daun yang pada umunya berlokasi di tepi laut sekaligus tepi hutan.

    cara manusia jaman ini melindungi diri dengan bahan batu-batu (sama dengan masa Paleolitikum, namun masa Batu tengah ini alat-alat batu yang digunakan sudah dihiasi dengan gambar rusa bercat merah, sehingga dianggap masa ini memiliki kepercayaan terhadap kehidupan rohaniyah, kekuatan supranatural dan melakukan upacara-upacara tertentu untuk berkomunikasi dengan kekuatan tersebut.

    Ketiga, Neolitikum atau jaman Batu Muda. Batu tidak hanya digunakan untuk melindungi diri, namun juga perhiasan atau seni. Soal makanan, masyarakat menuju food producing, dengan cara bercocok tanam dan beternak serta dalam tempat tinggal mereka sudah mulai memiliki kepandaian membuat rumah kediaman.

    sosial masyarakat yang berkelompok sudah ada ikatan kerjasama, seperti pembagian tugas yang ujungnya memungkinkan berkembangnya berbagai macam dan cara kehidupan yang memiliki pranata sosial yang lebih maju.

    Mengenai kehidupan Rohaniyah, masyarakat dimasa ini mempercayai roh halus tidak akan mati dan akan pindah alam. sehingga ada pemujaan-pemujaan kepada Tuhan, disinilah embrio adanya "agama lokal Indonesia".

    Hasil terpenting yang terkait langsung dengan pri kehidupan rohaniyyah (agama) masyarakat pada periode neolitikum yang telah ditemukan di wilayah kita diantaranya adalah sebagai berikut:

      • Menhir (tiang besar sebagai pertanda peringatan dan penghormatan terhadap arwah leluhur, nenek moyang untuk sarana pemujaan)
      • Dolmen (meja untuk sarana sesaji yang digunakan untuk meletakkan sesajen kepada arwah leluhur)
      • Keranda (sarana yang digunakan untuk meletakkan atau menyimpan mayat sebelum dimakamkan)
      • Kubur batu (peti mati besar yang terbuat dari batu dan digunakan sebagai sarana penguburan mayar)
      • Punden berundak-rundak (bangunan yang dipergunakan sebagai sarana pemujaan terhadap arwah yang terbuat dari batu besar, yang bertingkat-tingkat, dan biasanya undak-undakan tersebut jumlahnya selalu gasal.

     


    Jaman Logam

    Setelah jaman Batu, berganti menjadi jaman Logam,cirinya benda-benda yang digunakan terbuat dari tembaga, besi dan perunggu. tentang kepercayaan masih sama, hanya saja dari jaman ini budaya yang meningkat adalah dari bahan-bahan yang terbuat batu bergeser ke logam. dan Setelah jaman logam inilah, memulai jaman sejarah.


   B. JAMAN SEJARAH

   
Jaman Sejarah yang terbagi lagi menjadi 3 yaitu jaman Purna, Madya, dan Modern. 

 

    Jaman Purna

    jaman ini ditandai dengan pengaruh agama "Hindu dan Budha" dari India yang diperkiran sejak awal masehi. tandanya ada kerjaan bercorak Hindu di Kutai, Kalimantan Timur.


   jaman Purba ini sudah mulai adanya tulisan yang berupa huruf Pallawa dengan bahasa Sansekerta dari India. pengaruh ini dibawa oleh Pedagang India yang berkasta Waisya dan ada pendapat lain yaitu kasta Ksatriya. soal kasta di India dipengaruhi filsafat dan kepentingan bangsa Arya dari barat. mereka menaklukkan penduduk asli India yang dikenal dengan bangsa Dravida, untuk melestarika superioritas Arya dan membedakan antara klas penakluk dan klas pecundang maka diperlukan konvensi yang disebut varna atau kasta.



    Hindu dari India memiliki dua kepercayaan intern yaitu: percaya bahwa untuk sampai tingkat kesempurnaan atau moksa adalah dengan jalan mendalami dan mematuhi ajaran weda. kepercayaan kedua adalah untuk sampai kepada kesempurnaan tidak dengan weda melainkan dengan konsisten terhadap hukum karma. pendapat kedua ini menjdi sekte dan agama sendiri yaitu Budha dengan kitabnya Tripitaka. selanjutnya Budha terpecah menjadi dua: Budha Hinayana dan budha Mahayana. dan yang berkembang di indonesia adalah budha Mahayana yang memiliki kepercayaan bahwa adanya Tuhan yang disembah.

    Sehingga dari periode2 diatas, bisa disimpulkan sebelum Hindu dan Budha masuk ke Indonesia, di masyarakat kita sudah menganut agama asli Indonesia, sehingga saat dua agama ini masuk, tradisi dan kepercayaan masyarakat agama asli tidak hilang begitu saja, namun akulturasi dan sinkretisasi dengan agama tersebut, sebagai wujud local genious yaitu wujud aktual dari kemampuan atau kearifan lokal.

    Pengaruh jaman Purba mendominasi Indonesia kurang lebih 12 Abad yang dimulai dari berdirinya kerajaan Kutai di Kalimantan sampai runtuhnya kerajaan Majapahit di abad 16 dan kemudian Islam melestarikan keberadaan budaya-budaya yang telah dikembangkan oleh agama Hindu dan budha. era transisi dari Hindu dan Budha ke Islam dinamakan dengan "jaman peralihan".

     

    Jaman Madya

   Jaman dimana Islam mendominasi Indonesia, meskipun sebelumnya Islam sudah ada di Indonesia. Sebagaimana Hindu dan Budha, Islam juga bukan agama asli, namun datang dari Arab melalui utusan-utusan khalifah yang berdagang hingga jalur Nusantara.

 

    Jaman Modern

    Jaman ini ditandai dengan masuknya koloni dan unsur Barat ke Nusantara. Mereka datang tidak hanya membawa misi imperialis dan kolonialis akan tetapi juga membawa suatu peradaban yaitu peradaban modern.

    Tahun 1511 M, Portugis menyerang kerajaan islam malaka, yang mana disana terdapat pelabuhan internasional. akhirnya portugis tidak hanya menjajah soal ekonomi namun juga menyebarkan kristenisasi di daerah timur. Selain portugis juga ada bangsa Spanyol yang berhasil kristenisasi di daerag Maluku dan sekitarnya, sehingga masa ini terputusnya komunikasi antara Madinah dan Malaka.

    Kemudian tahun 1596 M, Belanda menjajah Indonesia krena menginginkan rempah-rempah pada awalnya, namun negara Barat menjajah Indonesia tidak hanya karena faktor ekonomi namun tiga "G" (Gold, Gospel, Glory). Diantara negara2 Barat yang disebutkan diatas, juga ada Inggris yang ingin menguasai Jawa. jaman itu, rakyat indonesia menderita dengan jajahan2 Barat, namun sisi positifnya Indonesia mengenal teknologi dari Barat dan disinilah disebut jaman Modern.



Wallahua'lam

     


logoblog
Previous
« Prev Post